Selasa, 22 Oktober 2013

Jakarta Akan Bebas Topeng Monyet pada 2014


Topeng Monyet merupakan sirkus yang sering dijumpai di Indonesia, terutama di wilayah perkampungan. Meski kerap menimbulkan rasa prihatin melihat kondisi si monyet namun praktik ini tetap berjalan untuk kebutuhan makan si pawang. Hal ini mulai jadi bahan pemikiran yang serius  oleh gurbernur DKI Jakarta



Bapak Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan Jakarta akan bebas dari atraksi topeng monyet pada tahun depan o,O”. Jokowi mengatakan bahwa monyet tidak boleh dijadikan sebagai pekerja (Y). Ia mengutarakan ketidaksetujuan atas pemaksaan monyet untuk melakukan atraksi di bawah perintah si pawang. Tepuk tangannya dong.

"Itu sudah menjadi isu internasional juga," ucap Jokowi saat ditemui wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (17/10). "Kasihan monyetnya."

Saat ini Pemprov DKI tengah mendata jumlah pelaku atraksi topeng monyet di Jakarta. Seluruh monyet-monyet itu nantinya akan dibeli untuk dilepaskan di Taman Margasatwa Ragunan (TMR). Sementara itu untuk pawang monyetnya juga akan disediakan pembinaan khusus.

"Benar. Topeng monyet dibeli semua. Dilepas di Ragunan sana," lanjut mantan walikota Solo ini. "Ada 1 hektar untuk tampung bintang liar. Sudah cek harganya berapa dan jumlahnya." (wk/mr)

Saat saya sih sangat setuju dengan keputusan bapak jokowi, tapi bagai mana dengan para pawang topeng monyet?? Yang saya takutkan tingkat kriminalitas di Jakarta meninggi karena para pawing kehilangnan mata pehancariannya dan topeng monyet merupakan salah satu budaya menurut saya. Kalau diambil jalan tengahnya para pawing yang monyetnya di bayarkan diberikan perkerjaan yang bisa mereka lakukan agar tidak menambah angka kriminalitas di Jakarta.  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar