Rabu, 14 November 2012

Cara Pacaran Yang Benar




Cara Pacaran Yang Baik dan Benar yang bisa dikategorikan pacaran yang sehat. Tips dan trik pacaran yang baik dan yang benar yang harus dihidari saat pacaran. Cara-cara ini sudah sering kita dengar umumnya, namun ada yang tidak berjalan dengan baik. Karena asik berpacaran, kita sering melupakan hal dalam berpacaran yang harus kita hindari. Nah mau tau tips, trik dan cara berpacarang yang baik dan benar??. Berikut cara-cara berpacaran yang baik dan benar :

1. Komunikasi Yang Intensif
          Dengan teknologi yang sudah maju Anda bisa sering menelfon dan mengirim sms ke dia dengan obrolan yang segar dan tidak membosankan. Usahakan bisa menelfon si dia setiap malam hari dengan tarif yang murah meriah sehingga anda dapat berlama-lama ngobrol dengannya berdua. Jika si doi sudah merasa nyaman dan senang ditelfon maka komunikasi yang anda lakukan dalam kondisi yang baik.
          Hindari menanyakan hal yang sama berulang-ulang dan dapat membuat pasangan Anda bosan menjawabnya. Jika Anda mempunyai sesuatu hal yang menarik dan baru, sampaikanlah. Selain malam hari, jangan ganggu si dia terlalu lama. Cukup dengan telepon sebentar dan beberapa sms segar. Jangan paksakan melakukan komunikasi jika keadaan sedang tidak memungkinkan.

2. Beri Perhatian Lebih
          Perlakukan si dia berbeda dan lebih baik dari orang lain. Ketika dia ulang tahun atau event-event tertentu ucapkan selamat dan juga bisa anda beri hadiah. Buatlah seolah-olah dia seorang yang spesial dan Anda tidak mau kehilangan dirinya. Jika doi ada masalah, bantulah minimal dengan mendengarkan curhat serta membantu dengan memberi solusi.

3. Ungkapan Cinta Yang Tulus Dan Wajar
          Jangan memberi ungkapan gombal yang berlebihan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Ungkapkan cinta anda secukupnya secara wajar tidak dibuat-buat alias maksa. Buat varasi ungkapan cinta Anda dengan berbagai metode dan cara agar tidak monoton.
4. Pelajari Sifat Dan Perilaku
          Amati dan pelajari apa-apa yang ia sukai dan apa-apa yang tidak disukainya. Jika Anda sudah tahu, jangan lakukan hal-hal yang tidak ia sukai dan lakukanlah apa yang ia sukai selama tidak melanggar aturan hukum, norma dan agama serta tidak membebani anda. Hindari hubungan seks di luar nikah untuk menghindari masalah pelik yang dapat muncul. Tolak dengan baik ajakan-ajakan yang berbahaya, karena belum tentu ia akan menikah dengan Anda.

5. Jangan Pelit Dan Matre
          Ketika sedang pergi berdua jika memungkinkan tanggunglah biaya-biaya pacaran berdua seperti makan, nonton, belanja, jajan, transport, dsb. Jangan maunya dibayari saja tanpa mau mengorbankan sedikitpun uang Anda untuk orang yang anda sayangi. Tetapi jika salah satu ada yang sudah bekerja dan yang satunya tidak bekerja, dibayari adalah sesuatu yang wajar.

6. Perjelas Hubungan Ke Depan
          Komitmen menikah merupakan sesuatu yang penting dan perlu disepakati yang menunjukkan bahwa Anda dan pasangan saling mencintai. Komitmen tersebut bisa diungkapkan di awal maupun setelah lama berhubungan. Semakin jelas hubungan Anda dengan dirinya, maka semakin kuat ikatan batin Anda dengan si dia. Terlebih lagi jika keluarga kedua belah pihak telah mengetahui serta merestuinya. Berdoalah kepada Tuhan agar Anda kelak bahagia bersama pasangan Anda.

7. Hubungan Keluarga Yang Baik
          Jaga hubungan baik dengan anggota keluarga si dia jangan sampai menimbulkan masalah dan citra yang negatif. Jika ada masalah segera selesaikan secara kekeluargaan bersama pasangan Anda. Pernikahan tidak hanya penyatuan seorang laki-laki dengan perempuan, tetapi juga menikahkan kedua keluarga.

8. Jujur Dan Menjadi Diri Sendiri
          Jadilah sebagai diri sendiri dan tidak meniru adegan sinetron, novel, film, dan sebagainya. Tanpa berpura-pura menjadi seseorang yang sempurna, kita akan merasa bebas lepas tanpa beban dalam menjalani hubungan cinta Anda. Usahakan tidak membohongi kekasih Anda dan katakan apa adanya sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Sekali berbohong maka anda harus membuat kebohongan lainnya untuk menutupinya. Jika telah menikah nanti akan lebih indah jika saling jujur tanpa ada dusta diantara Anda dengan dia.

9. Menjaga Emosi
          Jangan membalas emosi dengan emosi. Gunakan kesabaran yang tinggi untuk meredam amarah si dia. Ungkapkan Anda tidak suka jika dia marah membabi-buta. Jika si dia melakukan kesalahan atau kebohongan pun jangan sampai emosi anda meledak-ledak. Tetap tenang dan gunakan akal sehat dalam menjalani suatu masalah. Berbicaralah baik-baik dan lembut namun tegas dalam menyikapi sesuatu karena emosi terkadang sifatnya hanya sementara. Emosi yang saling beradu sangat berbahaya dalam menjaga hubungan agar tidak putus cinta.

10. Selesaikan Masalah Yang Ada Secepatnya
          Jangan menunda-nunda untuk mencari pemecahan dari masalah yang timbul. Jika keadaan dibuat mengambang terlalu lama maka bisa jadi si dia akan berpaling dari anda dan menjalin cinta yang lain. Sedapat mungkin hubungan yang terjalin dapat kembali mesra seperti sedia kala setelah masalah terselesaikan.

11. Selalu Setia
 Hal yang sangat penting adalah menjaga kepercayaan si doi. Jika anda ketahuan pacaran lagi dengan orang lain maka hancurlah hati si dia jika mengetahuinya. Jangan pernah menduakan cinta Anda, karena itu sangat membahayakan hubungan anda dengan pacar Anda.

12. Seimbang / Tidak Ada Dominasi
          Jangan sampai hubungan yang berjalan menjadi kurang nyaman karena yang satu dianggap atau menganggap dirinya lebih dewasa, lebih pintar, lebih kaya, dan sebagainya. Buatlah diri anda dengan dirinya seimbang satu sama lain tanpa perbedaan. Keadaan yang seimbang antara pria dan wanita seperti teman akan sangat menyenangkan daripada yang satu harus selalu menuruti kemauan salah satu pihak terus menerus seperti pembantu.

Cara Pacaran Yang Islami


Cara Pacaran Yang Islami
Cara pacaran yang islami tidak melanggar ajaran islam dengan tips berpacaran yang islami untuk teman teman muslim dan muslimah. Pacaran islami menurut islam adalah dengan tetap mengikuti syariat syariat ajaran agama islam serta tidak melanggar ajaran islam. Semoga tidak terjerumus ke dalam zina dengan salah mengartikan arti pacaran menurut islam.
Saya bukan pak ustadz apalagi seorang ahli kitab, tidak berani menentukanbagaimana pacaran yang baik menurut islam dan apakah pacaran itu halal ataukah haram hukumnya. Di artikel ini hanya membagikan sumber informasi yang sekiranya dapat bermanfaat yaitu tips tips pacaran yang islami. Namun jika takut berdosa dan terjerumus ke hal yang tidak tidak ketika memutuskan untuk pacaran maka sebaiknya ya jangan menyentuh yang namanya pacaran, karena semua kejadian itu adalah semua prasangka kita.



1. Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi, kecuali ditemani mahram dari sang wanita (jadi bertiga)
“Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341, Lihat Mausu’ah Al Manahi Asy Syari’ah 2/102]
“Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR.Tirmidzi)
2. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya
“Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian sehari semalam tidak bersama mahromnya.” [HR Bukhori: 1088, Muslim 1339]
3. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh kecuali si wanita ditemani mahramnya
“…..jangan bepergian dengan wanita kecuali bersama mahromnya….”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341]
4. Jangan bersentuhan dengan pacar, jangan berpelukan, jangan meraba, jangan mencium, bahkan berjabat tangan juga tidak boleh, apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan
”Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu’jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283, lihat Ash Shohihah 1/447/226)
Bersabda Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” [HR Malik 2/982, Nasa’i 7/149, Tirmidzi 1597, Ibnu Majah 2874, ahmad 6/357, dll]
5. Jangan memandang aurat pacar, masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya
“Katakanlah kepada orang-orang beriman laki-laki hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya..” (Al Qur’an Surat An Nur ayat 30)
“…zina kedua matanya adalah memandang….” (H.R. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i)
6. Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina
“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Al Qur’an Surat Al Isra 32)
“Kedua tangan berzina dan zinanya adalah meraba, kedua kaki berzina dan zinanya adalah melangkah, dan mulut berzina dan zinanya adalah mencium.” (H.R. Muslim dan Abu Dawud)
7. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok
“Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih menundukan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa (shaum), karena shaum itu dapat membentengi dirinya”. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi).
“Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.” (H.R. Turmudzi dan dia berkata hadits ini shahih.)
Para ulama dan ustadz banyak yang mengharamkan berpacaran, salah satunya adalah ustadz Muhammad Umar As Sewed. Jadi tergantung diri kalian masing masing deh untuk memutuskan berpacaran secara islami ataukah tidak. Tetapi lebih baik jika memang dirasa mampu ya segera menikah.
Sebagai orang muslim perlu mengeti agar tidak gampang digoda oleh setan untuk melakukan perbuatan yang keji. Tips berpacaran islami untuk kebaikan bersama pasangan dengan tips pacaran secara islami. Ada juga lho . Semoga bermanfaat ya
BERBAGI SUMBER

Tips Pacaran Biar Tahan Lama alias Langgeng


Tips Pacaran Biar Tahan Lama alias Langgeng
Kadang kala dalam berpacaran ada hal – hal yang bisa membuat kita mengakhiri suatu hubungan. Bagaimana Menghindari hal tersebut? Ada beberapa point yang bisa anda lakukan untuk mengindari hal – hal yang tidak diinginkan :
1. Jujur
Ini merupakan point terpenting yang harus dan wajib kita lakukan. Misalnya bila kamu merasa ada yang tidak kita sukai dari pasangan lebih baik jujur meski itu akan membuat malu pasangan, daripada anda terus memendamnya. Misalnya pasangan anda itu suka Ngupil didepan anda *jorok banget ya?* jujur saja kalo kamu nggak suka. daripada ntar saling sindir!! Bisa berantem kan akhirnya terus putus dech. *Kasihan ya?*

2. Be YourSelf
Jadilah dirimu sendiri, karena hal itu wajib. Jangan meniru orang lain hanya untuk memuaskan pasangan kamu. Misalnya kamu biasanya anaknya konyol, tapi didepan pasangan kamu menjadi superDiem. Kalau dia marah atas kebiasaan kamu, berarti dia belum bisa menerima kamu apa adanya.

3. Tulus
Cintailah Pasangan kamu denga setulus hati, jangan setengah – setengah bila mencintai pasangan. Jangan mengharapakan apa yang kamu berikan dibalas dengan jumlah yang sama. Jangan pernah mengungkit – ungkit apa yang telah kamu lakukan untuk pasangan kamu. Lakukan yang terbaik untuk pasangan kamu. Do The Best.

4. Terbuka
Jangan pernah kamu bohong soal masalah keluarga, teman – teman ataupun masalah yang laen ke Pasangan kamu, karena hal ini bisa membuat pacar kamu tambah sayang karena dia merasa menjadi bagian dari hidup kamu. Dan kamu nggak perlu khawatir dan sembunyi bila seumpama kamu sedang keluar sama sahabat deket kamu.

5. Kata “Maaf”
“Maaf” kata – kata yang sangat sulit diucapkan. Kesabaran manusia memang ada batasnya tapi apa salahnya bila kamu selalu menyiapkan kata “maaf”. Manusia memang tidak ada yang sempurna, pasti suatu saat juga pasti melakukan kesalahan. Dan kamu juga harus bisa memaafkan bila suatu saat pasangan kamu melakukan kesalahan, bila kesalahan itu masih bisa dimaafkan. jadi intinya“Jangan Egois”.

6. Surprise
Jangan malu atau sayang uang. Sekali – kali berikan kejutan untuk pasangan kamu, misalnya belikan dia sekotak coklat atau ajak pasangan kamu makan malam yang romantis, meskipun itu bukan hari penting. Jadi jangan pelit – pelit kalo buat pasangan.

7. Care
Perhatian ! sangat penting dalam menjalin suatu hubungan. Kamu nggak perlu keluarin duit banyk untuk hal ini. Misalnya pasangan kamu sakit, bila waktunya minum obat suruh minum obat, atau pas jalan – jalan digunung yang dingin dan pasangan nggak bawa jaket, pinjemin jaket kamu.

8. Dekat Keluarga
Kenalkan diri kamu pada keluarganya, siapa kamu sebenarnya. Jangan sampai anda tidak dekat atau bahkan tidak mengenal keluarganya. Wah, bisa gawat. Kalo kamu bisa deket sama keluarganya, komunikasi bisa berjalan dengan lancar dan kamu bisa mendapat dukungan baik dari keluarganya.

9. Jangan Posesif
Memang sich, ngga enak kalo melihat pasangan terlihat akrab banget sama banyak orang. Tapi kamu ya jangan Posesif, jangan selalu memantau pasangan kamu terus. Hal ini bisa menyebabkan pasangan kamu BETE + Streez karena setiap jam anda menelpon, menanyakan keadaannya.

10. Hargai Privacy
Meskipun dalam malakukan Hubungan kita harus saling terbuka, tapi nggak semua hal bisa dibicarakan berdua. Hargai Privacy psangan kamu. Jangan sampai kita ingin tahu apapun tentangnya, ada saatnya kita tidak mengetahui apa yang seharusnya tidak kita tahu.


BEBAGAI SUMBER

Jumat, 02 November 2012

cinta


Cinta

 Remaja dan pacaran. Ibarat dua sisi mata uang. Kalo udah remaja gak punya pacar ibarat ga lakulah, ga gaul, katrok dan pastinya malu donk sama temen yang udah punya pacar. Kemana mana jalan bareng kayak tuyul dan mbak yul.. ups...!! hehehe


Dewasa ini, banyak yang remaja yang bisa di bilang kualitas(emank barang) di bawah rata-rata pada nekad! “Pokoknya dapet pacar, siapa aja, asal mau sama gue..entah tomboy ato banci, asalkan mau sama gw!!” hehehehe… ngiris gan kalo ketemu ama anak yang punya pikiran kayak gt!!! Coba anda-anda bayangin,gimana kalo pacar kamu penjahat? Atau lebih gawat lagi kalo lama nggak dapat dapat, maka rasa percaya diri makin lama makin ilang, kita jadi minder, menutup diri, dan sedih bekepanjangan. Terus ada juga mereka yang “beruntung” gara-gara ada dewi fortuna ato dewi apa gtu, punya pacar cakep, saking bersyukurnya apa aja kemauan pacar dikabulkannya, mau pacar beli mobil baju, makan di restoran (kalo aku sih ga pnya duit, cukup di warteg aja!!hahaha) gara gara takut “lepas”. Jadi yang namanya pacaran tuh ternyata gampang gampang susah atau susah susah gampang..


Abad 21 ini emank kalo kita pacaran banyak banget godaan! Yang ga pacaran aja juga banyak dapet godaan. Dari cerita gandeng cewe cantik sampek ganteng kucing tetangga(?) Tiap hari ada aja cerita tentang orang pacaran terus “kecelakaan”upss.. bukan kecelakaan kereta api!, maksudnya hamil nggak sengaja, terpaksa nikah di usia muda, first kiss ama pacar bukan ama suami, aborsi, jadi korban pelecehan pacar sendiri, jadi stress karena back street (Cinta di larang,back street bertindak,hahaha), kena penyakit kelamin, dll. Duuuh…emang pacaran bisa sampai ngeri gitu akibatnya? -___- bikin mrinding aja, apalagi kalo seks bebas dan kena HIV yang belum ada vaksinnya.. T_T  Ngerii Ciinntt.....


Jangan salah bung! Survey sudah banyak membuktikan! Kasus aborsi di Indonesia yang dilakukan oleh remaja dibawah 24 menunjukkan 35 % dari seluruh jumlah kasus, dan hal ini terus meningkat. Bahkan menurut survei terbaru di Jakarta, 50% ABG di Jakarta udah kagak gadis alias ga perawan. Waduuh.. -_-“ ibarat barang udah ga orisinil!! Kalo cowo waras pasti mau nikah ama cewe yang masih orisinil alias masih Gadiis!!! Udah ga gadis?? No Way!! :D
Kasus perkosaan, pelecehan seksual oleh pacar sendiri juga udah banyak menghiasi surat kabar. Bunuh diri karena putus cinta juga udah kita denger sejak jaman nenek moyang bahkan sejak gula masih asam!. Nah kalo begini kejadiannya, kita memang bener bener harus menerapkan perilaku remaja bertanggung jawab. Bukan hanya itu, bagi sobat-sobat yang ngotot pengen punya pacar, pilih aja pacarannya! Jangan cuman asal cakep tapi kelakuan kayak binatang! –Upss- >_<


Pacaran atau tidak itu adalah sebuah pilihan. Nggak ada lagi aturan yang mengatakan bahwa remaja tuh nggak gaul kalo nggak pacaran, di UUD aja ga ada pasal tentang pacaran. Apalagi di buku Tatang Sutarman! :P. Kalau nggak pengen pacaran, ya kita nggak usah pacaran. Orang pacaran musti jelas motivasinya, dan harus positif. Kalo nggak, mending nggak usah aja. Jangan salah mengartikan gaul ya. Yang namanya GAUL tuh justru mereka yang percaya diri, berprestasi, tahu apa yang dia mau, dan tentu saja tahu bagaimana mengemukakan keberatan kalo dia memang nggak mau.
Nah, kalo sobat-sobat pengen banget punya pacar, kalo bisa pacaran yang lebih banyak POSITIF dari pada NEGATIF!! Padaham gak??




1. Sehat secara psikologis
Pacaran biasanya tujuannya untuk saling mengenal satu sama lain. Buat remaja kayak kita kita, pacaran biasanya identik dengan hepi hepi. Bisa saling mengekspresikan rasa sayang, cinta, saling memberi dukungan, dan pokoknya ada temen yang asik punya untuk diajak kemana mana. Pacaran menjadi tidak sehat kalau mulai main paksa paksaan, cemburu berlebihan, terlalu posesif, berantem terus, pokoknya bukannya hepi hepi yang didapat, tapi malah bikin stress, ketakutan, tertekan, selalu terpaksa, dll.


Belum kalau bermasalah dengan ortu. Misalnya ortu nggak setuju, entah karena ortu menganggap belum waktunya, nggak dipercaya bisa membawa diri, atau hanya sekedar ortu nggak suka sama pacar kita dan akhirnya kita backstreet. Jelas Backstreet bisa bikin kita sakit kapala, stress dan khawatir terus menerus, takut ketahuan.
2. Sehat Secara fisik

Biasanya yang paling ditakutkan ortu kalau kita pacaran adalah bahwa kita tidak bisa menjaga diri kita agar “tetap utuh”. Karena ortu tahu dan masih inget bagaimana yang namanya remaja itu sangat bergejolak, selalu pengen coba coba, dan mudah terpengaruh. Banyak remaja perempuan hamil karena pengen coba coba dan nggak bisa menolak bujukan pacar. Remaja cowok juga banyak yang terpengaruh pandangan bahwa kalau belum bisa menggaet cewek berarti dia cowok memble. Akhirnya gara gara mereka berdua nggak punya “kekuatan” untuk menjadi diri sendiri, jadinya tergelincir, coba coba melakukan hubungan seksual dan akhirnya menyesal seumur hidup. 



Kehamilan hanya salah satu resiko. Belum kalau kena PMS (Penyakit Menular seksual). Ingat ya, udah nggak jamannya lagi ngelihat kebersihan seseorang hanya dari penampilan luar. Tampaknya sih dari luar doi keren abis, kulitnya bersih, anak orang kaya, dll, padahal belum tentu dia nggak punya penyakit menular seksual. Nah jadi pacaran yang sehat salah satunya adalah tidak menimbulkan kehamilan yang tidak diinginkan, penyakit, dan gangguan fisik lainnya (selaput dara robek, dll).


3. Sehat secara Sosial

Kadang kalo kita lihat orang pacaran di tempat umum bisa bikin kita jengah sendiri deh! Anak SMU pacaran di halte bus kota, sambil ciuman nggak peduli banyak orang ngelihat. Bukannya sirik ya, tapi perilaku kayak gitu nggak pantas deh! Orang orang yang lebih dewasa malah lebih seru lagi. Kadang saya pikir, jangan jangan mereka tuh emang sengaja pamer kali ya?
Jangan lupa bahwa kita hidup di masyarakat yang memiliki norma dan adat istiadat yang berlaku umum di lingkungan kita. Sebagai anggota sebuah masyarakat ( kecuali kamu tinggal di pulau terpencil kayak Tom Hanks di film “out cast”) kamu harus menghargai norma yang berlaku disitu. Jangan mentang mentang kata orang “dunia hanya milik kita berdua” terus orang lain disekitarnya bener bener dicuekin. Pulang ngapel larut malem melebihi jam malam di kawasan kita, juga suka bikin sebel masyarakat, biasanya ortu bakal keberatan dan jangan jangan gara gara dianggap nggak sopan kita malah dilarang pacaran sama mereka. 


Kalau gaya pacaran kita udah bikin masalah di lingkungan, berarti pacaran kita udah nggak sehat.


Selain Norma masyarakat kita juga punya norma Agama. Agama juga memberikan batasan batasan bagi kita dalam menjalin hubungan dengan lawan jenis. Jadi temen temen, sehat secara social dalam pacaran juga musti dijamin. Yang namanya nama baik tuh sulit didapat atau dipertahankan. Jangan hanya gara gara kita lagi hepi kita jadi kehilangan nama baik dan nggak diterima di masyarakat kita sendiri.


Nah Sobat-sobat, kriteria diatas jangan sampai dilakuin cuman setengah-setengah. Ibarat nasi, kalo setengah matang ga enakkan?? J  Banyak memang pertimbangan yang harus kita ambil kalau kita mau pacaran. Saya tahu temen temen paham bahwa pacaran juga ada positifnya misalnya untuk penyemangat belajar, tempat curhat (bukan TPA), tempat berbagi dll.Makanya kalau mau pacaran musti jelas deh motivasinya, jangan sekedar ikut berpartisipasi gara gara semua temen di gank kita pada pacaran semua, gara-gara ada cewe cantik jomblo trus di pacarin atau gara gara takut dianggap nggak laku, nggak gaul, atau takut dianggap nggak jantan (emank ayam ya min??-___-). Percaya deh…pendapat pendapat kayak gitu tuh menyesatkan. Yang paling oke adalah jadi diri sendiri kata ceweku Be Your Self (looo Admin juga pacaran??), yakin dengan pilihan, dan bertanggung jawab dengan pilihan tersebut dan pastinya jangan lupa berdoa agar punya pacar yang jelas!.

Buat kalian yang udah pada pacaran, coba deh di kaji lagi gaya pacaran kalian, sudah sehat atau baru setengah sehat, atau jangan jangan nggak sehat sama sekali. Sebelum terlanjur, cepet gih ambil keputusan! Jangan sampai nasi menjadi bubur.. yang cewe udah kecelakaan dan si cowo mah ga mau tanggung jawab!! Cowo Gentle itu cowo yang mau bertanggung jawab dan jujur, inget tu! Bukan cowo yang bodynya WAUUU tapi ga mau tanggung jawab J

Keputusan ada di tangan kalian sobat! Saya sebagai admin blog ini hanya bisa menyampaikan yang terbaik buat kalian. Hidup ini pilihan, jangan sampai kita yang di dunia menderita juga akan menderita lagi di akhirat kelak! Inget ini pesan ya? J Pacaranlah untuk sekolah, untuk membantu prestasi, jangan pacaran karena nafsu. Ada yang bilang pertama karena cinta, gara-gara banyak syetan jadi esek-esek trus terjebak nafsu dan kecelakaan hamil!!! Ngerii deh!!!

berbagai sumber